Bukti Al-Qur'an Bukan Karangan Nabi Muhammad : Al-Qur'an Berbicara Tentang Penciptaan Manusia

Bukti Al-Qur'an Bukan Karangan Nabi Muhammad - Al-Qur'an Berbicara Tentang Penciptaan Manusia
Bukti Al-Qur'an Bukan Karangan Nabi Muhammad : Al-Qur'an Berbicara Tentang Penciptaan Manusia | Gho Blog's - Dr. Keith L. Moore, MSc, PhD, FIAC, FSRM  adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia manjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi serta dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris yang paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia, digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi Alquran tentang 'Penciptaan Manusia' kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya lalu barkata :

"Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah Fakta Ilmiah yang baru diketahui oleh Ilmu Pengetahuan Moderen! Ini Tidak Mungkin, Muhammad pasti menggunakan Mikroskop!"

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata : "Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?"

"iya iya saya tau, saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang megarang ayat seperti ini" jawab sang profesor....

"Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik" [QS. Al Mu'minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya 'alaqoh' dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan 'segumpal darah' juga bermakna 'penghisap darah', yaitu lintah.

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan Mikroskop dan Lensa. Jelas itu adalah pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah SWT, yang Maha Mengetahui segala Sesuatu.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk agama islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat yang profesor gusar dan merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang. [zilzaal.blogspot.com]

Sekian posting kami yang berjudul Bukti Al-Qur'an Bukan Karangan Nabi Muhammad : Al-Qur'an Berbicara Tentang Penciptaan Manusia. Semoga bermanfaat dan dapat menepis fitnah dari kaum anti-islam yang mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah kitab karangan nabi Muhammad SAW. InsyaAllah pada posting berikutnya saya akan memaparkan bukti lainnya.


Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Batu Hitam (Hajar Aswad)

Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Batu Hitam (Hajar Aswad)
Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Batu Hitam (Hajar Aswad) | Gho Blog's - Satu lagi fitnah yang dimunculkan oleh oknum-oknum anti Islam perihal penyembahan bat Hajar Aswad. Inilah bukti kedangkalan pemahaman terhadap Islam ataupun ada maksud-maksud tertentu untuk menumbuhkan keraguan terhadap ajaran Islam itu sendiri.

Kali ini, saya akan coba membagikan sedikit bukti bahwa Islam bukanlah agama penyembah batu hitam (Hajar Aswad) seperti yang mereka tuduhkan.

Pertama, tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada..? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat.

Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.

Kedua, setelah hajar aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu...?

Jawabnya: Tidak pernah...! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah.

Ketiga, ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677). Jika Nabi pada waktu hidupnya menyembah hajar aswad, mana mungkin beliau berani menyentuh Tuhannya dengan sebuah tongkat sambil duduk di atas unta...? Teladan Nabi ini membuktikan bahwa beliau tidak menyembah hajar aswad.

Keempat, Ketundukan ini pula yang telah dilakukan oleh shahabat Umar RA ketika haji. Dalam hadits shahih dikisahkan bahwa beliau datang mendekati Hajar Aswad (batu hitam) lalu dia menciumnya dan berkata :

Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau ini batu yang tidak memberikan mudharat dan tidak pula mendatangkan manfaat. Jika aku tidak melihat Rasulullah menciummu, maka aku tidak akan menciummu pula” (HR Bukhari dari Abis bin Rabi’ah RA).

Menghadap ka'bah ketika shalat, bukan berarti umat Islam menyembah ka’bah tersebut. Mereka melakukan ini semata-mata menjalankan aturan ibadah yang diperintahkan oleh Tuhannya (Qs. Al-Baqarah 144). Jadi, esensi qiblat umat Islam ketika shalat bukan karena batu hitam, melainkan ketundukan dan kepasrahan kepada Tuhan.

Referensi : http://bentengmuslimmenjawabfitnah.blogspot.com/

Sekian posting kami yang berjudul Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Batu Hitam (Hajar Aswad). Semoga bermanfaat dan menjawab fitnah atas kedangkalan pemahaman oknum-oknum tertentu tentang bagaimana Islam yang sesungguhnya.



Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Ka'bah

Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Ka'bah
Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Ka'bah | Gho Blog's - Kedangkalan pemahaman terhadap ibadah-ibadah dalam Islam, lagi-lagi memunculkan dugaan negatif dan fitnah yang menyatakan bahwa Islam adalah agama penyembah Ka'bah. Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan jawaban perihal fitnah yang dilontarkan kepada umat Islam tersebut.

Ka’bah adalah sebuah rumah, bukan sesembahan apalagi tuhan. Shalat menghadap ka’bah tidak sama dengan menyembah ka’bah.

Di dalam Al-Quran Al-Karim, secara tegas Allah SWT menetapkan bahwa ka’bah adalah rumah yang pertama didirikan di muka bumi untuk menyembah Allah SWT disitu. Kemudian manusia di seluruh dunia bila hendak menyembah Allah SWT dengan cara sholat diwajibkan menghadapkan diri mereka ke arah ka’bah itu.

"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia." (QS. Ali Imran : 96)

"Dan dari mana saja kamu , maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka." (QS. Al-Baqarah : 150)


Ka’bah sendiri berarti kubus persegi empat yang dalamnya kosong, tidak ada apa-apanya. Adapun Hajar Aswad ada di pojokan luar ka’bah, bukan ditengah-tengah ka’bah. Kemudian fungsi Ka’bah hanyalah sebagai arah hadap, karena Qiblat artinya Arah Hadap.

Dapat dibayangkan andaikata umat Islam tidak punya arah qiblat, maka bagaimana shalat jama’ah mereka ? Imamnya ingin ke utara, makmumnya mungkin ada yang ingin ke selatan, ada yang ingin ke barat, bisa berantakan sholat jama’ahnya. Supaya orang Islam berada di dalam satu kesatuan dengan persatuan yang kuat ketika mereka menyembah Allah SWT, maka Allah SWT menetapkan arah qiblat.

Dan ini bukan berarti orang Islam menyembah Ka’bah. Walaupun mereka menghadap Ka’bah tetapi ini bukan berarti orang Islam menyembah ka’bah. Kenapa...? Karena orang Islam hanya menjadikan Ka’bah sebagai pematok arah. Karena yang namanya pematok arah tidak akan sempurna kalau tidak terlihat. Maka dibangunlah oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il Ka’bah sebagai pematok arah supaya orang melihat : ke arah sana, ke arah Ka’bah hendaknya kaum muslimin seluruh dunia menyatukan arah.


Sejarah Ka’bah
Sejarah ka’bah adalah sejarah sebelum peradaban manusia ini diciptakan Allah SWT dan sebelum mereka turun ke bumi. Adalah para malaikat yang diperintahkan Allah SWT untuk turun ke bumi dan mendirikan ka’bah lalu mereka diperintahkan untuk bertawaf di sekelilingnya.

Hingga datang masa penciptaan Nabi Adam dan singkat cerita beliau diturunkan ke bumi di wilayah yang sekarang bernama India. Selanjutnya beliau berjalan mencari istrinya Hawwa dan ternyata di sekitar rumah Allah inilah beliau bertemu dan kemudian tinggal lalu beranak pinak. Rumah Allah (ka’bah) ini menjadi tempat untuk beribadah kepada-Nya sepanjang masa, baik masa Nabi Nuh, Ibrahim atau nabi-nabi lainnya.


Arab Jahiliyah Pun Tidak Menyembah Ka’bah
Sejak zaman Nabi Adam as manusia tahu bahwa ka’bah bukanlah berhala yang disembah. Bahkan hingga masa kehidupan bangsa Quraisy yang terkenal sebagai penyembah berhala dan telah meletakkan tidak kurang dari 360 berhala di seputar ka’bah, mereka pun tidak terpikir untuk menyembah ka’bah.

Bahkan orang arab di masa itu sering membuat tuhan dari makanan seperti roti, kurma dan apapun yang menurut khayal mereka bisa dianggap menjadi tuhan. Tapi tidak dengan ka’bah, karena dalam keyakinan mereka ka’bah memang bukan tuhan atau berhala.

Mereka hanya melakukan ibadah dan tawaf di sekelilingnya. Ka’bah bagi para penyembah berhala itu bukanlah berhala yang disembah, ka’bah bagi mereka adalah rumah Allah SWT untuk melaksanakan ibadah.


Bukti-Bukti Lain
1. Ka'bah Adalah Rumah Allah Dan Allah lah Yang Menjaganaya 
Hal itu bisa menjadi lebih jelas ketika raja Abrahah dari Habasyah menyerbu ka’bah dengan tentara bergajah. Orang-orang Quraisy saat itu tidak merasa takut Ka’bah mereka akan hilang, karena dalam diri mereka ada keyakinan bahwa ka’bah itu bukan tuhan, tapi ka’bah adalah rumah Allah, tentu saja Sang Pemilik yang akan menjaganya. Abdul Muttalib justru sibuk mengurus kambing-kambing miliknya yang dirampas sang raja. Sedangkan masalah ka’bah, beliau yakin sekali pasti ada Yang Menjaganya.

2. Arah Kiblat Umat Muslim Sebelum Ka'bah
Sebelum orang Islam menyembah Allah SWT dengan menghadap ke arah Ka’bah, lebih dahulu Allah SWT memerintahkan mereka menghadap ke arah Baitul Maqdis. Jadi, pada awal-awal Islam, kita diperintahkan menyembah Allah SWT dengan menghadap kearah Baitul Maqdis yang ada di Palestina. Sampai kemudian turun ayat akibat Nabi Muhammad SAW dicemooh oleh orang-orang Yahudi : "Lihatlah orang-orang Islam, mereka mengikuti qiblat kami !” kata orang-orang Yahudi. 

Karena orang Islam ketika awal-awal Islam mereka shalat dengan menghadap ke Yerussalem, menghadap ke Baitul-Maqdisdi Palestina. Maka ini mengundang cemoohan orang-orang Yahudi. Ini membuat Rasululloh selalu meminta kepada Allah berkali-kali : Ya Allah, Ya Allah. Meminta agar dipalingkan, dikembalikan qiblatnya, arah hadapnya ke Baitulloh, ke Ka’bah, ke Masjidil-Haram.

3. Berdiri Diatas Ka'bah Untuk Mengumandangkan Azan
Orang bahkan berdiri di atas Ka’bah dan mengumandangkan azan. Bisa ditanyakan kepada mereka yang menuduh kaum muslimin menyembah Ka’bah; penyembah berhala mana yang berani berdiri di atas berhala sesembahannya...?


Niat Jelek Orientalis Plus Keawaman Umat Islam
Jadi hanya kalangan orientalis barat yang bodoh dan kurang bacaan saja yang dengan pandirnya menafsirkan bahwa orang arab jahiliyah dulu menyembah ka’bah. Sungguh sebuah analisa yang menelanjangi kedangkalan ilmu mereka dan justru menjelaskan bagaimana ketelatan-berpikir mereka atas kajian yang mereka tulis.

Apalagi bila sampai kepada kesimpulan bahwa orang Islam menyembah ka’bah. Sungguh betul-betul nampak jelas betapa terkucilnya mereka dari dunia ilmu pengetahuan dan sejarah. 

Refernsi :
1. http://bentengmuslimmenjawabfitnah.blogspot.com
2. http://numujaheed.wordpress.com

Sekian posting kami yang berjudul Menjawab Fitnah : Bukti Islam Bukan Agama Penyembah Ka'bah. Semoga bermanfaat dan dapat membantah fitnah-fitnah yang disebarkan oleh oknum-oknum tertentu perihal penyembahan Ka'bah yang dilakukan oleh umat Islam.

Yusuf Estes : Islam vs Terorisme

Yusuf Estes : Islam vs Terorisme
Yusuf Estes : Islam vs Terorisme | Gho Blog's - Yusuf Estes adalah seorang mualaf dan mantan pendeta Amerika, dan dia berasal dari keluarga kristen yang turun menurun, dia juga seorang penginjil yang mana setiap ia pergi kenegara yang dikunjungin dia membangun gereja, sebab disampaing dia seorang pendeta dan mesionaris dia juga pengusaha dan juga dia mempunyai siaran TV Kristen yang berubah sekrang menjadi siaran TV islam...!!

Setelah menjadi muslim, Yusuf Estes sangat gencar mendakwahkan  ajaran Islam. Perihal sangkut paut terorisme dan Islam, Yusuf Estes menjawab dengan singkat sebagai berikut :

Jangan salahkan islam karena apa yang telah dilakukan oleh sekelompok orang islam.Karena kebenaran agama bukan dilihat dari penganutnya jika kebenaran agama dilihat dari penganutnya tidak ada agama yang benar didunia ini

Dan ini menjawab pertanyaan anda tentang islam terorisme...? Jangan salahkan agama hanya karena ulah pemeluknya...!!

Ada yang mendengar kota Oklahoma.? Tahun 1996 ada gedung federal yang diledakkan, dan mereka langsung menuduh muslim, katanya orang itu berbaju arab dan pergi ke meksiko...!! Tapi pada kenyataanya yang melakukan bukan muslim tapi timoty mcveight, adakah yang tahu agamanya apa...? Dia adalah seorang Katolik...!! Meski bagitu tidak ada orang yang menyalahkan Paus, saya tidak menyalahkan gereja katolik karena apa yang dilakukannya, karena dia melakukannya sendiri dan tidak ada yang pernah bertanya ajaran bible yang mana itu...?

Dan penting untuk diketahu dalam islam lebih dari sekedar keyakinan, anda harus berbuat baik setiap hari, Kepada manusia, kepada diri sendiri dan juga kepada Allah.

Islam di Amerika sudah mencapai 10 juta, dan masjid sudah mencapai 1200 mesjid dan masih ada masjid yang dibangun setiap hari dan perlu diketahui pembangunan rumah ibadah di Amerika berdasarkan angka jumlah pengikut agama tersebut, dan saya yakin masih banyak lagi warga amerika yg masuk islam, bahkan di satu negara bagian di carolina selatan dan ribuan orang kristen yang memeluk agama islam, dan di negara bagian, Tempat saya tinggal Virginia utara,kami menyaksikan ratusan orang masuk islam setiap hari bahkan tidak terhitung, banyak orang menjadi pemeluk islam bukan di amerika saja tapi diBerbagai dunia ini.

Kebanyakan orang kulit putih, tidak tahu tentang islam , sampai terjadi pristiwa 11 september, sehingga membuat mereka berusaha untuk tahu, dan mempelajari islam, dan membuat mereka sadar islam adalah korban dari fitnah dari orang yang ingin menguasai negara muslim dan akhirnya mereka menerima islam.

Berikut ini cuplikan video dari apa yang disampaikan oleh Yusuf Estes :


Sekian posting kami yang berjudul Yusuf Estes : Islam vs Terorisme. Semoga bermanfaat dan ada hikmah yang dapat kita petik dari apa yang telah disampaikan.


Antara Mitos Dan Sains Fenomena Sleep Paralysis (Tidur Seperti Ditindih Setan)

Antara Mitos Dan Sains Fenomena Sleep Paralysis (Tidur Seperti Ditindih Setan)
Antara Mitos Dan Sains Fenomena Sleep Paralysis (Tidur Seperti Ditindih Setan) | Gho Blog's - Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres.

Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.

Ya, kalian mengerti maksudnya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau erep-erep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.

Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh

Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali, biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Sleep Paralysis Menurut Sains
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh).

Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan.

Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.

Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien.

Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.


Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan.

Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM.

Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.


Berikut Ini Beberapa Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara :

Afro-Amerika
Gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

China
Disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

Meksiko
Disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

Kamboja, Laos dan Thailand
Disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

Islandia
Disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.

Tuki
Disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

Jepang
Disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

Vietnam
Disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.

Hungaria
Disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.

Malta
Gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.

New Guinea
Fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis. [Info Dunia]

Sekian dulu posting kami yang berjudulAntara Mitos Dan Sains Fenomena Sleep Paralysis (Tidur Seperti Ditindih Setan). Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita bersama.




Cara Membuat Form Bulat Dengan Visual Basic 6.0

Cara Membuat Form Bulat Dengan Visual Basic 6.0
Cara Membuat Form Bulat Dengan Visual Basic 6.0 | Gho Blog's - Mungkin buat sebagian kita yang masih newbie dengan pemrograman Visual Basic 6.0, kita masih sering terpaku dengan dengan disain form yang standard.

Pada posting kali ini saya akan membagikan sedikit trik bagaimana cara membuat form menjadi berbentuk bulat sehingga tampilan dari form tersebut menjadi sedikit menarik dan berbeda.


Untuk itu silakan sobat ikuti langkah-langkah sederhana berikut :
  • Buka sebuah project dan tambahkan sebuah form.
  • Tambahkan sebuah Module dengan cara : klik menu Project kemudian pilih Add Module
  • Masukkan script berikut ke dalam Module tersebut :
  • Buka form, kemudian double klik pada form tersebut dan masukkan script berikut tepat diantara Private Sub Form_Load() dengan End Sub :

Keterangan :
Perhatikan bagian script : lbagian = CreateEllipticRgn&(100, 100, 500, 500)
Sobat bisa mengutak-atik angka (100, 100, 500, 500) untuk menentukan bentuk dan ukurannya.

Untuk lebih jelasnya, sobat bisa download contoh projectnya :






Atau :


Sekian posting kami yang berjudul Cara Membuat Form Bulat Dengan Visual Basic 6.0. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat..

Antara Fakta Dan Dusta Penaklukan Berdarah Dalam Sejarah Islam

Antara Fakta Dan Dusta Penaklukan Berdarah Dalam Sejarah Islam
Antara Fakta Dan Dusta Penaklukan Berdarah Dalam Sejarah Islam | Gho Blog's - Mungkin bukan hal asing lagi buat saya saat menemukan artikel-artikel dari situs-situs anti-islam yang membahas tentang buruknya sejarah Islam yang seolah-olah membenarkan bahwa Islam memang disebarkan dengan "Pedang".

Entah apa maksud dan tujuan dibalik fitnah-fitnah yang mereka yang sampaikan tersebut. Yang sangat membuat kita merasa geram adalah, mereka sangat berani memanipulasi sejarah Islam, memalsukan tafsir Al-Qur'an dan hadits. 

Namun, jika kita tinjau kembali bagaimana kehidupan umat Muslim pada jaman Rasulullah SAW dahulu, sesungguhnya hal seperti ini memang sudah sering terjadi. Oleh karena itulah, pada posting kali ini saya akan membagikan sedikit dari dusta sejarah yang dimanipulasi dan tersebar luas di dunia maya beserta dengan fakta yang sesungguhnya yang terjadi. Walaupun saya bukan seorang ahli sejarah, namun apa yang akan disampaikan bersumber dari sumber yang benar-benar bisa dipercaya.

Berikut dusta-dusta sejarah penaklukan oleh pasukan Islam dan fakta-fakta yang sesungguhnya : 

Dusta 1 :
Tahun 635, Tentara Islam mengepung dan menaklukkan Damaskus, salah satu kota besar di Syria, dari bangsa pribumi Asyrian. Puluhan ribu bangsa Asyrian tewas dibantai muslim.

Faktanya :
Penaklukan Damaskus itu merupakan salah satu bagian penting dalam sejarah kekuasaan Khulafaur Rasyidin, dan menjadi tahap penting dalam beberapa perang menaklukkan Syria dan Persia. Mari kita cermati pesan Khalifah Abubakar terhadap pasukannya sebelum penaklukan Damaskus.

“…jangan membunuh perempuan atau anak-anak atau lanjut usia dan jangan menyembelih binatang kecuali untuk  makan. Dan janganlah kamu melanggar pakta yang kalian buat. Kalian akan bertemu orang-orang yang hidup seperti pertapa di biara-biara, jangan membunuh mereka dan menghancurkan biara-biara mereka. Dan kalian akan bertemu orang lain penyembah Setan dan penyembah Salib, yang mencukur kepala mereka sehingga Anda  dapat melihat kulit kepala mereka. Seranglah mereka dengan pedang kalian sampai mereka tunduk pada Islam atau membayar Jizyah. Saya Percaya Allah akan menjaga kalian. “

Bila terjadi pembunuhan maka itu adalah resiko perang, tetapi yang perlu kita pahami bahwa dalam setiap penaklukan yang dilakukan umat Islam, khususnya di bawah kalifah Abubakar dan Umar, pasukan muslim sangat menjaga orang2 yang lemah, orang sakit dan tertindas, orang lanjut usia, perempuan dan anak-anak. Mereka yang diperangi adalah mereka yang memang bersenjata dan memerangi Islam. Jadi bila binatang saja tidak boleh disembelih kecuali untuk makan maka cerita pasukan Islam membantai itu dari mana...?


Dusta 2 :
Tahun 637, Tentara Arab Islam menaklukkan bangsa pribumi Chaldean dan Phoenician Kristen di Irak pada Perang al-Qadisiyyah. Ratusan ribu nyawa bangsa Chaldean melayang, Chaldean kehilangan identitas, menjadi bagian dari propinsi Arab.

Faktanya :
Perang al-Qadisiyyah adalah perang antara umat Islam melawan kerajaan Sassanid Persia di wilayah Qadisiyyah (dulu di sekitar Mesopotamia atau di Irak sekarang) yang dimenangkan pihak muslim yang dipimpin Saad bin Waqqas. Pasukan Islam pada perang ini berjumlah sekitar 30,000 orang sementara pasukan Persia yang bersekutu dengan Roma di bawah Heraclius berjumlah sekitar 200,000 orang. Bisa dibayangkan apakah yang 30,000 orang disebut membantai jika berhadapan dengan pasukan yang tujuh kali lebih besar jumlah pengikutnya? 

Tiga bulan kemudian terjadilah Perang Yarmuk yang membumihanguskan seluruh pasukan Roma. Jadi Perang Qadisiyyah bukan perang Arab Islam melawan Kristen Chaldean namun melawan Sassanid Persia yang didukung Roma. Materi perangnya sudah salah meskipun Islam memang juga menaklukkan Chaldean, namun Chaldean tidak kehilangan identitas. Orang-orang Kristen Chaldean mengalami pembantaian yang sangat buruk di jaman pemerintahan Zoroastrian Sphur II yang memimpin kerajaan Sassanid Persia. Jadi bukan di saat Islam masuk ke sana.


Dusta 3 :
Tahun 638, Tentara Arab Islam menaklukkan dan 'mencaplok' Yerusalem, mengambil alih dari bangsa Israel dan Kerajaan Bizantium. Korban jiwa rakyat Yahudi mencapai puluhan jutaan orang, sebagian kecil melarikan diri ke Eropa.

Faktanya :
Kalau bangsa Spanyol dan Inggris datang menyerang tanah indian dan menjadikannya negara Amerika bagi orang2 barat, itu namanya ‘mencaplok’ karena di sana ada kaum Indian yang tinggal dan mendiami tanah itu sebelumnya. Jika sebuah negara menyerang negara lain dengan alasan memiliki senjata pemusnah massal yang tidak pernah terbukti, itu namanya juga ‘mencaplok’. Korban jiwa rakyat yahudi puluhan juta itu datanya dari mana...? Situs umat Islam berada disana. Ketika Abu Ubaidiyah dan pasukannya menaklukkan Yerussalem, pimpinan Kristen Sophronius menyerah secara damai, dan sejarah merekam peristiwa itu sebagai penaklukan tanpa darah

Lalu mereka katakan puluhan juta yahudi jadi korban. Apakah mereka tahu setelah Islam menaklukkan Yerussalem, Kalifah Umar membuat perjanjian dengan penguasa Kristen untuk mengembalikan hak hidup (tempat tinggal) kepada kaum Yahudi di tanah Yerussalem...? Sejarah dunia mencatat justru Islam membebaskan orang-orang Yahudi dari intimidasi penguasa Kristen (Roma) selama 500 tahun di tanah itu.  


Dusta 4 :
Tahun, 638-650 Tentara Islam menaklukkan Kerajaan Zoroaster Persia (Iran) dan menjadikannya negara Islam, kecuali di sepanjang Laut Kaspia. Jutaan jiwa tewas. Pembakaran Perpustakaan Besar Ilmu Pengetahuan Persia. Kemunduran peradaban di negri Persia.

Faktanya :
Dalam hali ini kami mengambil refereansi dari penjelasan Bernard Lewis, sejarawan Amerika-Inggris yang meneliti penaklukan2 umat Islam di era Khulafaur Rasyidin. Jika kami mengambil referensi dari orang / sejarawan Muslim mungkin akan dinilai subyektif. Oleh karena itu kami mengutif referensi dari sejarawan non-muslim sebagai berikut :

Islam di Persia berkembang pesat justru karena agama lain dilindungi di sana. Mereka tidak dibunuh atau diperkosa atau digusur tempat tinggalnya dan hanya diwajibkan membayar jizyah (pajak). Pada masa itu justru kebudayaan Persia berkembang termasuk seni dan syair-syair Arab yang kemudian diadaptasi oleh penyair-penyair Persia. Jadi bagamana mungkin terjadi kemunduran peradaban....?


Dusta 5 :
710-713 Tentara Islam menaklukkan Lembah rendah Indus “Hindu Kush” dari bangsa Hindi. Jutaan jiwa bangsa Hindi yang memeluk Hindu tewas. Sebagian di Islam kan, daerah yang menganut Islam, sekarang namanya Pakistan.

Faktanya :
Hindu Kush yang berarti ‘Pembantaian Hindu’ sebenarnya bukan pembantaian. Jutaan jiwa itu datanya terlalu dibesar-besarkan. Cerita Hindu Kush ini berasal dari kematian ribuan orang Hindu yang dijadikan budak oleh pasukan Islam yang menyeberang dari perbatasan Gandhaar dan Vaadic Pradesh kemudian di tengah jalan mati karena tidak mampu melawan kerasnya alam. Jadi orang-orang Hindu ini meninggal disebabkan oleh cuaca dingin, angin kencang serta kurangnya suplai makanan. Kira-kira sama dengan kejatuhan Hitler ketika tentaranya kalah di Rusia karena tidak mengantisipasi cuaca dingin di sana. 

Jadi penggunaan kata ‘Pembantaian’ lagi-lagi salah alamat meskipun referensi British Encyclopedia mengatakan kata Hindu Kush pertama kali disebarkan oleh Ibn Battutah pada 1333 AD. Kalau pun Islam diyakini membantai umat Hindu lalu mengapa peristiwa Hindu Kush tidak lagi diajarkan oleh pemerintah India dalam sejarah bangsa India? Pemerintah dan para sejarawan sepakat bahwa cerita Hindu Kush versi Inggris cenderung dilebih-lebihkan seolah-olah pasukan Islam melakukan pembantaian besar-besaraan di sana. 

Pada tahun 1982, National Council of Educational Research and Training di India mengeluarkan pernyataan agar pemerintah India mengoreksi dan menulis ulang sejarah yang berkenaan dengan peristiwa Hindu Kush. Mereka juga mengeluarkan statemen sebagai berikut : “Characterization of the medieval period as a time of conflict between Hindus and Moslems is forbidden”

Kalau kita berpikir secara sederhana, bila sejarah ditulis ulang, berarti penulis sebelumnya yang mengeluarkan cerita tentang Hindu Kush telah menyebarkan kebohongan sejarah. Siapa para penulis cerita itu...? Merekalah yang menjajah India, yaitu para zionis Inggris.


****
Jadi kesimpulannya, Islam memang melakukan penaklukan dan terlibat dalam peperangan, akan tetapi dalam setiap penaklukan pasukan Islam hanya memerangi dan membunuh musuh yang bersenjata dan yang memerangi Islam. Pemimpin Islam, para amir dan sahabat yang kemudian memimpin wilayah-wilayah kekuasaan Islam telah terbukti melindungi orang-orang non-muslim yang hidup di daerahnya dengan damai dan mengembalikan hak-hak hidup mereka, termasuk melindungi kaum Yahudi yang notabene terus menerus memerangi umat Islam.

Semoga informasi ini juga semoga berguna bagi Sobat semua, disaat para tukang copas yang rajin menebar teror manipulasi sejarah tentang pembantaian umat Islam pada masa Khulafaur Rasyidin. Kita tidak perlu bicara tentang sejarah hitam di Afrika, pembantaian di Sudan, Rwanda, Ethiopia, perang sipil di Somalia, pengeroyokan Irak pada dua Perang Teluk, pembantaian di Afganistan, dan pembunuhan sipil di Palestina, Checnya, Kashmir, Moro serta Aljazair. Sebagai generasi yang hidup saat ini, kita tidak memerlukan catatan sejarah karena kita telah melihat semua bukti pembantaian terhadap umat Islam itu dilakukan karena ketakutan barat terhadap munculnya kekuatan baru yang akan mengambil kendali pemerintahan dunia.

Referensi : http://cokiehti.wordpress.com/

Sekian posting kami yang berjudul Antara Fakta Dan Dusta Penaklukan Berdarah Dalam Sejarah Islam. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita bersama perihal sejarah Islam dan janganlah terpengaruh oleh doktrin-doktrin yang ingin menjatuhkan Islam. Pastikanlah terlebih dahulu setiap informasi yang kita dapat, kemudian lakukan riset agar lebih yakin akan suatu kebenaran.


Cara Membuat Aplikasi Penghitung Jumlah Kata Dengan Visual Basic 6.0

Cara Membuat Aplikasi Penghitung Jumlah Kata Dengan Visual Basic 6.0
Cara Membuat Aplikasi Penghitung Jumlah Kata Dengan Visual Basic 6.0 | Gho Blog's - Assalamua'alaikum Wr. Wb... Apa kabar sobat..?. Kali ini kita akan bahas lagi pemrograman Visual Basic 6.0. Sekarang kita membahas pemrograman yang sederhana aja dulu. Kita akan mencoba membuat aplikasi penghitung jumlah kata.

Aplikasi ini menggunakan While...Wend untuk perulangannya. Untuk lebih lanjutnya kita langsung praktekkan saja. Silakan sobat ikuti langkah-langkah berikut ini :
  • Buka sebuah project dan tambahkan satu buah form.
  • Disain form tersebut seperti gambar berikut ini :
Cara Membuat Aplikasi Penghitung Jumlah Kata Dengan Visual Basic 6.0

  • Kemudian double klik pada Tombol "Hitung Kata" dan masukkan script berikut tepat diantara Private Sub Command1_Click() dengan End Sub

  • Sekarang coba jalankan program yang sobat buat dan ketikkan beberapa buah kalimat, kemudian tekan tombol "Hitung Kata" dan lihat hasilnya.
Contoh dari project program ini bisa sobat Download disini :




 

Atau :

 

Sekian tutorial kami yang berjudul Cara Membuat Aplikasi Penghitung Jumlah Kata Dengan Visual Basic 6.0. Sekamat mencoba dan semoa bermanfaat.


 
Copyright © 2014. Gho - Blog's - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template